Akan tetapi, ternyata kulit bawang merah dapat digunakan sebagai pupuk organik dan pestisida alami. Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Sabtu (19/3/2022), kulit bawang merah dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami untuk membasmi hama kutu kebul dan ulat, serta jamur pada tanaman. Ini lantaran bawang merah mengandung senyawa 2017). Kenaikan produksi bawang merah tersebut berbanding lurus dengan kenaikan jumlah limbah yang dihasilkan, oleh karena itu kulit bawang merah sebaiknya dimanfaatkan sebagai pupuk organik baik pupuk kompos ataupun pupuk organik cair (POC). Kulit bawang merah memiliki kandungan allicin sebagai metabolit sekunder yang dapat mempercepat bawang daun urea diberikan sebanyak 200 kg/ha dan diaplikasikan dua kali pemberian yaitu pada saat 21 HST dan 42 HST. Menurut hasil penelitian Mawardy dan Karyawati (2021) pemberian naungan 25% dan dosis pupuk urea 135 kg/ha mampu meningkatkan berat kering tanaman iler. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan kerapatan naungan Aplikasi pupuk ZA memberikan pengaruh nyata pada hasil tanaman bawang merah. Pemberian pupuk ZA 20 kg.ha-1 memberikan hasil bobot segar umbi panen sebesar 2144.83 g.m-2, berat kering umbi panen sebesar 1678.70 g.m-2 dan berat kering total tanaman sebesar 1711.53 g.m-2. Pengaruh Aplikasi Pupuk Mikotricho pada Budidaya Bawang Merah dengan Pengurangan Dosis Pupuk N-P-K (The Effect of Mikotricho Fertilizer Application on Shallots Cultivation by Reducing the N-P-K Dose) T5Gj.

manfaat pupuk urea untuk bawang merah