SETIAPtahun, setiap 17 Agustus, kita memperingati hari kemerdekaan negeri kita “Indonesia” yang direbut dari penjajah. Upacara dan kegiatan-kegiatan kegembiraan lainnya selalu mewarnai hari peringatan itu. Lantaran menjadi rutinitas, kesannya pun menjadi biasa. Setelah semua itu kembali lagi ke aktivitas keseharian. Seakan peringatan kemerdekaan itu BukanSekedar “Tukang Sampah”. Setiap hari satu orang bisa menghasilkan sampah sekitar 0,7 kg. Bisa dibayangkan berapa jumlah sampah yang diakumulasi dalam satu wilayah, kita ambil contoh kota besar dengan jumlah penduduk 500 ribu – 1 juta jiwa. Rata-rata dalam sehari, satu wilayah tersebut menghasilkan kurang lebih 480 ton sampah. AlviSyahrin tertentu, namun dalam Konvensi ini masih ungsi tidak hanya karena ada konflik ber- ada pembatasan yaitu pembatasan waktu di- senjata antar negara, tapi banyak konflik in- maksudkan adalah hanya mereka yang me- ternal juga menyebabkan orang mengungsi ngungsi sebelum 01 Januari 1951, jadi ada dan tidak melewati batas negaranya. A Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap Kegiatan Ekonomi di Indonesia dan ASEAN. Sejak awal pendirian ASEAN kerja sama di bidang ekonomi sudah di gagas dan menjadi agenda utama bagi semua negara anggota. ASEAN Free Trade Area (AFTA) adalah salah satu dari agenda utama kerjasama ekonomi ini. Semua kepala negara dari negara-negara ASEAN, pada Saatini, banyak negara-negara lain yang mencintai budaya Indonesia. Sampai-sampai ada kejadian negara lain yang mengklaim budaya Indonesia sebagai budaya negaranya. Sudah sepantasnya remaja Indonesia lebih mencintai budaya Indonesia, salah satunya dengan menjunjung dan menghargai produk-produk dalam negeri sendiri. PhevtE. Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru To batzforum Thread!!! Halo Agan dan Sista, bagaimana nih kabar kalian semua? Semoga sehat selalu ya Sebagai Warga Negara Indonesia, sudah seharusnya kita mencintai dan memiliki jiwa nasionalismeterhadap negara kita, Indonesia. Rasa cinta dan nasionalisme terhadap Indonesia bisa kita wujudkan mulai dari berbagai hal seperti bangga dan ikut menjaga kelestarian budaya Indonesia yang beraneka ragam juga hal lain yang menjungjung tinggi nama Indonesia. Seperti yang sudah kita pelajar dari Sekolah Dasar, Indonesia memiliki SDA yang sangat melimpah. Saking melimpahnya SDA di Indonesia, negara kita pun dijajah sangat lama oleh negara lain untuk diambil kekayaan alam nya. Dari berbagai hal luar biasa yang ada di Indonesia, negara kita sampai memiliki banyak julukan loh. Penasaran apa saja julukannya? Simak dibawah ini Quote1. Macan Asia yang TertidurSebelum dijuluki Macan Asia yang Tertidur, Indonesia sempat disebut sebagai "Macan Asia" di era Presiden Soeharto. Julukan "Macan Asia" di-cap-kan ke Indonesia karena kekuatan Indonesia kala itu era Presiden Soeharto sangat diperhitungkan dunia internasional, mulai ekonomi hingga kekuatan tempur dan pertahanan. Namun julukan "Macan Asia" ini mulai luntur dan berganti menjadi "Macan Asia yang Tertidur" karena peliknya permasalah di Negara ini, mulai dari krisis pangan sampai kasus korupsi yang tak kunjung Paru-Paru DuniaParu-paru merupakan sebuah organ penting yang menopang kehidupan manusia, begitu juga dunia. Jika di analogi kan, Paru-paru duniaadalah Hutan. Maka dari itu, peran hutan sangatlah penting untuk menopang kehidupan makhluk hidup yang ada di dalam dunia, termasuk manusia. Berhubung Indonesia merupakan negara yang memiliki Hutan sangat luas, wajar saja jika Indonesia disebut sebagai salah satu paru-paru dunia. Walaupun saat ini sudah terjadi pengurangan lahan hutan akibat berbagai proyek, kita sebagai manusia yang selalu bergantung kepada alam harus memikirkan dan melaksanakan berbagai cara untuk tetap merawat dan melestarikan paru-paru Surga DuniaJika berbicara surga, pasti hal-hal indah lah yang terbayang. Indonesia sendiri dijuluki sebagai Surga Duniaoleh orang-orang dari luar Indonesia. Tentu julukan ini juga diberikan karena alasan seperti keindahan alam di Indonesia yang sangat memanjakan mata. Jangankan orang luar Indonesia, TS saja sebagai WNI sangat terkesima dengan keindahan berbagai tempat di setiap wilayah Indonesia seperti Raja Ampat, Pulau Bali, Lombok dan masih banyak lagi. Selain keindahan alam, Indonesia juga memiliki keindahan lain yang bisa dinikmati seperti keanekaragaman budaya dan Mafia AsiaJulukan selanjutnya yang diberikan kepada Indonesia adalah Mafia Asia. Terdengar agak gimana gitu kan Gan Sist? Tapi tenang, julukan Mafia Asia yang di cap kan kepada Indonesia itu maksudnya adalah karena Indonesia sering menjadi penggerak bagi negara lain salam mengurus berbagai masalah yang ada di Benua Negara NyiurMungkin julukan Indonesia yang satu ini agak terdengar asing di telinga kalian bukan? Karena julukan ini memang jarang terdengar. Negara Nyiur sendiri merupakan julukan Indonesia karena negara kita merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak sekali pohon kelapa. Lalu dari mana kata "Nyiur" diambila? Kata tersebut diambil dari penyebutan lain Pohon Kelapa, maka dari itu Indonesia disebut Negara Negara MegabiodiversitasNegara Megabiodiversitasmerupakan julukan untuk negara yang memiliki keanekaragaman makhluk hidup. Dalam hal ini Indonesia sudah sepantasnya dijuliki seperti ini, karena baik hewan maupun tumbuhan di Indonesia sangat beranekaragam jenisnya dan jumlahnya pun tidak sedikit. Bahkan ada beberapa jenis hewan ataupun tumbuhan yang hanya ada di Indonesia seperti Komodo, Orangutan, Raflesia Arnoldi, Bunga Edelweiss dan BalinesiaJulukan Balinesia diberikan oleh para turis mancanegara yang liburan ke Bali. Mereka memberikan julukan tersebut karena mereka tidak mengetahui jika Bali itu adalah bagian Indonesia. Ya, ini sih cukup mencengangkan, karena walaupun nama Bali sudah terkenal sampai ujung dunia, masih banyak orang di dunia ini yang tidak mengetahui fakta bahwa Bali itu bagian wkwk land dan negara +62Untuk julukan "wkwk land" ini diberikan berdasarkan kebiasaan warga Indonesia dalam membalas chattertawa dengan kata "wkwkwk", padahal jika dipraktekkan tidak ada tertawa yang seperti itu. Kalau untuk negara +62 sih alasannya simpel, yaitu karena kode telepon Indonesia adalah +62. Kedua julukan ini diberikan oleh rakyat Indonesia itulah berbagai julukan dimiliki negara Indonesia Tercinta. Memang masih ada julukan lain yang sering kita dengar dari SD seperti Negara Agraris, Negara Maritim dan Negara Seribu Pulau, namun TS mengambil beberapa julukan yang lain untuk dijelaskan. Manakah julukan favorit Agan dan Sista sekalian? 18-02-2021 1301 tien212700 dan 33 lainnya memberi reputasiDiubah oleh batzforum 18-02-2021 1425 Mampir Ke Thread Ane Yang Lain Ya,!iissuwandi memberi reputasi mafiaa asiaa .. 18-02-2021 1313 yahyal010 dan 3 lainnya memberi reputasi KASKUS Addict Posts 3,810 wkwkwk land 18-02-2021 1321 trimusketeers dan 2 lainnya memberi reputasi KASKUS Addict Posts 1,617 "negara +62" kok ga ada? 18-02-2021 1336 iissuwandi dan 2 lainnya memberi reputasi mafia asia 18-02-2021 1344 iissuwandi dan batzforum memberi reputasi KASKUS Maniac Posts 5,505 Habib land 18-02-2021 1407 dan batzforum memberi reputasi KASKUS Maniac Posts 5,524 mini earth 18-02-2021 1721 batzforum memberi reputasi Aktivis Kaskus Posts 549 Surga dunia gan, dengan kekayaan alam yang melimpah ruah 18-02-2021 1726 batzforum memberi reputasi wat de pak wkwk land julukan yang sangat berfaedah dimata warga indon 18-02-2021 1735 batzforum memberi reputasi KASKUS Maniac Posts 7,315 sedih sih dengan julukan paru-paru dunia, sekarang hutannya udah banyak yang abis. 18-02-2021 1739 batzforum memberi reputasi Kaskus Addict Posts 1,723 julukan dari negri sebrang katanya nya In_dog 18-02-2021 1742 crockoaches dan batzforum memberi reputasi Negara Megabiodiversitas Ooooo Jurassic Park 18-02-2021 1805 batzforum memberi reputasi Kaskus Maniac Posts 4,846 Negara Nyiur....cocok sepertinya krn banyak pantai nya yg indah terutama di bagian indonesia timur. Asal jgn negara terkorup dan mabok agama aje.. 18-02-2021 1825 ableseaman dan 2 lainnya memberi reputasi Maunya sih macan asia, tapi kok pake tambahan tertidur. Engga tau dah tuh kapan bangunnya 18-02-2021 1849 jagotorpedo dan batzforum memberi reputasi Kaskus Maniac Posts 5,284 paling suka sih sama julukan surga dunia alamnya ga main-main cantik banget 18-02-2021 1913 batzforum memberi reputasi Njir nomer satu masih aja ada yang ngebanggain hoax itu Macan asia itu julukan Jepang, korsel, dan cina yang saat itu tengah melesat ekonominya, dan itu juga julukan didasarkan pada mitologi cina Dicompare ama yang sama sama kumuh kaya India aja kita masih kalah jaman dulu Militer Indonesia emang bisa apa jaman dulu kalo ngarungin rakyat sendiri 18-02-2021 1922 primaz dan batzforum memberi reputasi Kaskus Maniac Posts 6,342 Negara nyiur sih, adem aja gitu dengernya 18-02-2021 1939 batzforum memberi reputasi KASKUS Maniac Posts 4,278 nomor 2 tuh ane setuju paru paru dunia. 18-02-2021 1940 batzforum memberi reputasi Negara +62 18-02-2021 2001 batzforum memberi reputasi Qanda teacher - Dedeh4VVWKkarena tanah air merupakan tempat yang telah diperjuangkan oleh pahlawan bangsa dengan susah payah dan cara kita adalah mencintainya dengan melestarikan dan menjaga kebudayaan serta segala sesuatu yang ada di tanah air kita. selain itu tanah air adalah tempat dimana kita dan orang orang yg kita sayangi tinggal, memperoleh kehidupan yang layak sehingga sudah sepantasnya kita mencintai tanah air. juga kelak kita anak-anak muda adalah pemimpin negara ini. Bagaimana kita bisa menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab, jika kita tak mencintai rakyat negara ini, tak mencintai tanah air teacher - Dedeh4VVWKStudentiya kak makasih atas jawabannya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Cinta, kata sifat yang diketahui oleh seluruh manusia di muka bumi tetapi tidak dengan maknanya. Makna cinta yang begitu luas dan dalam membuat manusia memiliki berbagai sudut pandang atau perspektif untuk menjelaskan dan mengungkapkannya, cinta bisa ditujukan kepada semua hal yang dirasa memiliki keterikatan batin dengan manusia yang merasakannya, baik itu rasa kasih sayang, empati, dan lainnya. Tidak terkecuali mencintai bangsa dan negara dimana tempat manusia itu lahir, menetap, dan mati diatas tanah untuk cinta terhadap tanah air, orang-orang akademik melabeli atau menamakan rasa tersebut dengan kata nasionalisme, yang merujuk dalam sikap patriotik masyarakat dalam memperjuangkan, mempertahankan, dan menjunjung tinggi tanah air yang ia cinta, tentu saja termasuk saya yang lahir disebuah negara yang kaya akan sumber daya alam, terletak dalam wilayah geografis yang unik, diapit oleh dua samudera dan dua benua, terlebih kontur kepulauan garis katulistiwa yang membuat negeriku ini tidak ada yang menyamainya di dunia ini, negaraku juga memiliki etnis masyarakat yang berbeda baik itu dari budaya sampai bahasa yang jumlahnya ratusan, tetapi memilih untuk tetap bersatu dalam satu kesatuan itulah Indonesia. Negara yang lahir pasca perang dunia kedua membuat negara ini adalah salah satu negara besar tetapi dengan umur yang masih remaja,berbagai peristiwa telah terjadi dinegara ini, baik itu peristiwa heroik, peristiwa berdarah, bahkan peristiwa konspirasi pun ada. Menginjak umur 75 tahun negara ini berdiri masyarakat Indonesia mengalami permasalahan akan cinta terhadap tanah air, dengan pengetahuan yang semakin luas dan teknologi yang semakin masif, kini kata nasionalisme mulai diperdebatkan, karena menganggap rasa nasionalisme adalah bentuk hambatan terbesar dari terciptanya masyarakat global yang sudah mulai masif dicanangkan atas nama kemanusiaan, memang ada benarnya karena dua perang besar yang terjadi didunia ini terjadi karena rasa nasionalisme yang muncul, mulai dari rakyat Serbia yang ingin merdeka dari kerajaan Austro-Hungaria sampai Adolf Hitler yang ingin balas dendam karena tidak mau tanah airnya, yaitu Jerman terpuruk dan di lecehkan akibat kalah perang dunia coba kita lihat dari sudut pandang lain bahwa rasa nasionalisme tidak semata-mata mengagungkan tanah airnya dan mengangagap bangsa lain lebih rendah dari bangsanya, rasa cinta tanah air itu adalah awal dari rasa kemanusiaan, karena bagaimana kita membangun masyarakat global jika mencintai bangsa sendiri saja setengah hati?. Memang tidak mudah untuk mencintai negara berkembang ini, banyak tantangan dan rintangan yang harus dilewati untuk mencapai titik dimana hati ini tidak bisa lepas dari kata Indonesia, terlebih saat ini yang di tampilkan media sosial dan elektronik banyak menampilkan pertikaian politik, konflik masyarakat, dan kesenjangan antar wilayah, itu semua terus menjadi gorengan yang hangat dalam keseharian masyarakat Indonesia, belum lagi tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang menyebarkan kebencian antar kelompok, suku, ras dan agama, semakin mengikis rasa cinta masyarakat terhadap Indonesia. Sebelum terlambat masyarakat Indonesia harus mendewasakan diri dalam menyikapi permasalahan di negeri ini, daripada menggunakan kedua tangan untuk bertikai lebih baik menggunakannya untuk membangun Indonesia agar menjadi contoh negara yang memiliki rasa kemanusiaan, dan yang paling utama antara rakyat dan pemerintah harus mempunyai rasa memiliki, rasa memiliki negara Indonesia, rasa memiliki rakyat Indonesia, dan rasa memiliki bangsa Indonesia. Terakhir, ada sebuah kutipan dari seseorang konten kreator yang unik ia mengatakan "Berikan aku kopi, maka akan kubangun negeri ini". Sebuah kalimat yang sederhana, terkesan jenaka, tidak keluar dari tokoh Indonesia, tetapi meliki makna yang patut kita pelajari... Lihat Diary Selengkapnya Sebagai warga negara, kita diharapkan mencintai bangsa dan tanah air seutuhnya. Kecintaan itu sejak usia kanak-kanak sudah ditanamkan. Penanaman sikap sebagaimana yang dimaksudkan itu dilakukan melalui berbagai cara. Pelajaran sejarah bangsa di sekolah-sekolah tidak lain adalah bertujuan untuk menumbuh-kembangkan kecintaan terhadap bangsa dan negaranya sendiri. Selain itu, semua warga negara, sejak usia dini, diperkenalkan lambang-lambang kebangsaan, yaitu seperti bendera merah putih, lagu kebangsaan, simbul negara yakni burung garuda, dan lain-lain. Selain itu, mereka juga diperkenalkan para tokoh pahlawan bangsa, seperti misalnya Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, KH. Hasyim Asy'ary, KH Moh. Dahlan, Sam Ratulangi, dan sebagainya. Usaha-usaha menanamkan kecintaan terhadap bangsa dan negaranya sendiri tidak cukup dilakukan secara sporadis, musiman, atau hanya kadang-kadang jika dianggap perlu. Hal itu harus dilakukan secara terus menerus tanpa henti. Hanya dengan cara itu, maka kecintaan itu akan tetap tumbuh dan terpupuk pada masing-masing hati warga negaranya. Kecintaan sebagaimana dimaksudkan itu harus dimiliki oleh semua warga negara. Atas dasar kecintaan itu, maka mereka akan bersedia membela, memperjuangkan, dan juga berkorban untuk bangsanya sendiri. Tanpa kecintaan yang mendalam, maka sebagai warga negara tidak akan merasa memiliki terhadap negaranya sendiri. Akhirnya, yang tampak adalah sikap acuh, tidak peduli, dan bahkan tidak merasa menjadi bagian dari bangsa dan negaranya sendiri. Seseorang yang mengaku sebagai pemimpin dan juga tokoh bangsa, namun masih saja berkeinginan mengambil keuntungan untuk kepentingan pribadi, kelompok, dan golongannya adalah oleh karena kecintaan mereka terhadap bangsa dan negaranya sendiri belum seutuhnya. Mereka baru merasa bahwa sesuatu adalah miliknya, hanya tatkala sesuatu itu sudah berada di tangannya. Kenyataan seperti itu, sekalipun yang bersangkutan sudah merasa menjadi tokoh, namun menunjukkan bahwa kecintaan terhadap bangsanya masih lemah. Sudah disadari dan dinyatakan bahwa, bangsa ini adalah majemuk, baik dari sudut etnis, adat istiadat, bahasa daerah, mata pencaharian, dan bahkan juga agamanya. Perbedaan itu sudah diakui dan dianggap sebagai sesuatu yang diterima oleh semuanya. Pada lambang negara berupa gambar burung garuda secara tegas menunjukkan adanya kebhinekaan itu. Oleh karena itu, mencintai bangsa, negara dan tanah air, artinya adalah mencintai semua yang beraneka ragam itu. Tatkala sebagai warga negara menyatakan kecintaannya terhadap bangsa dan tanah airnya, maka mereka yang berada di Aceh, atau kebetulan beretnis Aceh, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, seharusnya mampu menunjukkan kecintaannya pada suku-suku lainnya, mulai suku Aceh sendiri hingga suku di Papua, sepenuhnya. Begitu pula sebaliknya, etnis Papua harus mampu mencintai berbagai suku yang ada di Indonesia, mulai dari etnis Papua sendiri hingga mereka yang menjadi suku Aceh. Hal demikian itu juga menyangkut agama. Bangsa Indonesia memeluk berbagai jenis agama, seperti Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Cu. Bangsa ini memang terdiri dari berbagai pemeluk agama itu. Perbedaan yang disandang oleh masing-masing orang, kelompok atau masyarakat itu telah disatukan menjadi bangsa Indonesia. Adanya gereja di berbagai wilayah, adalah memang di wilayah itu ada umat Kristen dan atau Nasrani. Begitu pula di mana saja terdapat masjid oleh karena di tempat itu terdapat kaum muslimin yang sehari-hari membutuhkan tempat ibadah. Adanya Vihara, pura, klenteng, dan mungkin juga lainnya, adalah oleh karena dibutuhkan warga Indonesia yang beragama bermacam-macam itu. Sebagai orang yang hidup di masyaerakat majemuk, plural, atau bhineka seperti itu, seyogyanya tidak perlu khawatir apalagi takut terpengaruh terhadap berdirinya tempat ibadah itu. Kaum muslimin di daerah yang mayoritas beragama Kristen, Katholik, atau di Bali yang mayoritas beragama Hindu misalnya tidak perlu mengalami kesulitan membangun masjid, asalkan semua persyaratannya sudah terpenuhi. Demikian pula, penganut agama lainnya seharusnya merasakan hal yang sama. Sebab kebutuhan terhadap tempat ibadah bagi seseorang atau masyarakat yang religious sudah sama mendesaknya dengan kebutuhan terhadap makanan sehari-hari. Manakala kecintaan terhadap bangsa, negara, dan tanah air sudah sampai pada tingkat mendalam, maka orang tidak akan lagi mempersoalkan atas adanya perbedaan itu. Perbedaan justru akan dipahami sebagai modal melakukan fastabiqul khairaat, atau berlomba-lomba di dalam melakukan kebaikan. Semangat berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan akan mengubah masyarakat dari fase kesadaran bereksistensi menuju pada kesadaran berkualitas. Sekalipun pada awalnya, orang bangga terhadap symbol, jumlah, dan lambang, maka pada suatu saat kebanggan itu akan bergeser, yakni berusaha meraih hakekat yang sebenarnya. Umat Islam sebagai tanda kecintaannya terhadap bangsa, negara, dan tanah air, sanggup memberikan apapun yang terbaik. Islam mengajarkan hal yang demikian itu. Kecintaan terhadap bangsa dan tanah air, bagi umat Islam, mendasarkan pada teologi yang jelas, yakni dikaitkan dengan keimanan. Mencintai tanah air dipandang sebagai bagian dari keimanan. Oleh karena itu, dalam sejarah bangsa ini, dipimpin oleh para tokoh dan ulama, sebagai wujud kecintaannya terhadap bangsa dan tanah air, umat Islam sedemikian mudah digerakkan untuk berjuang mengusir penjajah. Wallahu a'lam. Tak terasa, tahun ini negara kita tercinta telah berusia 73 tahun. Kalau disamakan dengan umur manusia, usia negara kita sudah begitu dewasa dan lumayan menua. Kenikmatan yang bisa kita rasakan saat ini gak lepas dari kegigihan para pejuang yang melawan penjajah sampai akhirnya negara kita bisa 73 tahun berlalu, Indonesia terus berusaha menunjukan eksistensinya di mata dunia. Apalagi negara kita memiliki angkatan muda terbesar, sehingga diperkirakan kalau di masa depan, Indonesia bisa jadi salah satu negara maju yang patut patut bersyukur karena tak harus angkat senjata untuk menjaga perdamaian seperti para pejuang di masa lalu. Dengan cara yang lebih mudah, kita juga bisa menunjukan rasa cinta kepada negara. Sebagai generasi muda, kita memegang peranan penting untuk menjaga negara ini, karena di tangan para anak mudalah masa depan Indonesia akan di berikut ini 7 langkah mudah mencintai Indonesia yang bisa dilakukan generasi muda, simak Bangga memakai produk asli buatan memakai produk buatan dalam negeri adalah salah satu cara yang bisa dilakukan anak muda untuk menunjukan rasa cintanya kepada salah, produk asli Indonesia gak kalah keren dengan buatan luar negeri lho. Beberapa produk seperti tas, sepatu atau baju bahkan berhasil dipasarkan ke luar bangga memakai produk buatan Indonesia, kita ikut serta memajukan perekonomian dan lebih menghargai produk buatan negara Menjaga dan merawat kebersihan lingkungan sepele, nyatanya menjaga kebersihan lingkungan masih susah-susah gampang untuk dilakukan. Mulai sekarang, coba yuk bentuk kesadaran diri sendiri untuk menjaga kebersihan. Sederhananya, jangan buang sampah dan merawat lingkungan bukan tanggung jawab pemerintah saja. Tapi masyarakat juga ikut berperan untuk menjaganya Tidak menyebarkan ujaran kebencian atau berita hoaksUnsplash/John SchnobrichSebagai generasi muda yang lahir di era teknologi, kita pasti akrab dengan internet. Namun internet layaknya pedang bermata dua. Di satu sisi bisa memberikan dampak yang positif, namun di sisi lainnya bisa jadi bencana jika dipakai dengan cara yang internet bisa jadi sarana untuk menyalurkan rasa cinta kepada Indonesia lho. Contohnya dengan tidak melakukan ujaran kebencian atau menyebarkan berita harus cek dulu sumber beritanya sebelum posting ke akun sosial media, atau tidak menyebarkan ujaran kebencian yang menyinggung hal meminimalisir berita hoaks dan ujaran kebencian, kamu akan lebih nyaman saat berselancar di dunia maya. Yuk jadi generasi muda yang cerdas saat menggunakan internet, supaya gak hanya smartphone kamu yang pintar, tapi pemakainya Menghargai para seniman dengan tidak membeli kaset bajakan Unsplash/Shu xinKebiasaan kita mengunduh lagu atau film dengan gratisan kayaknya berlangsung sejak dulu kala. Kita lebih suka cara yang instan dan gratis daripada harus sekarang, mari sama-sama belajar menghargai karya para seniman yuk. Mudah kok, misalnya dengan tidak membeli kaset musik yang bagus tidak mudah lho. Begitu juga dengan para sineas yang sudah bekerja keras demi menghasilkan film yang keren. Walau lebih mahal, seenggaknya sedikit demi sedikit kita bisa menghentikan pembajakan ilegal yang merugikan Taat lalu lintas saat berkendara di jalananUnsplash/Matheus ViniciusKesadaran para pengendara untuk taat lalu lintas di jalanan masih sangat rendah. Demi sampai lebih cepat, banyak dari kita yang bersikap egois dan seenaknya melanggar peraturan. Walau begitu, belum terlambat untuk berubah jadi lebih baik ada waktu bagi para anak muda untuk mulai belajar menaati peraturan lalu lintas. Seperti gak menerobos lampu merah, gak menggunakan jalur busway, atau tidak naik ke trotoar bagi para disiplin saat berkendara demi keselamatan bersama. Gimana, gampang kan?6. Menikmati indahnya Indonesia dengan traveling ke pelosok negeriUnsplash/Kalen EmsleyIndonesia terkenal dengan keindahan alam dan budayanya yang luar biasa. Keindahan Indonesia begitu istimewa karena "dilukis" langsung oleh Yang Maha Kuasa. Tentu akan sayang sekali kalau kamu melewatkan keindahannya begitu biasanya destinasi liburanmu ke luar negeri, sesekali coba traveling ke pelosok Indonesia. Nikmati pesona alam dan budaya negara kita yang begitu menikmati pesona Indonesia, rasa cinta dan sayang akan negeri akan tumbuh dengan Tetap menjaga persatuan dan kesatuan negeri terakhir dan paling penting, yaitu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan pernah lupakan semboyan negara kita yang begitu indah yaitu Bhinneka Tinggal depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda. Sebagai anak muda, kita harus menghargai setiap perbedaan yang ada. Jangan biarkan perbedaan tersebut membuat kita terpecah belah, tapi harus semakin kuat, karena itulah yang membuat negara kita dia beberapa cara sederhana yang dilakukan anak muda untuk menunjukan rasa cinta kepada negara. Gak usah muluk-muluk, yuk coba cara sederhana ini untuk Indonesia yang lebih baik. Merdeka! Baca Juga Jelang Hari Kemerdekaan, 5 Film Ini Dijamin Tingkatkan Nasionalisme IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

sudah sepantasnya kita mencintai indonesia karena indonesia adalah